//Kepala Disnaker Provinsi Tinjau Persiapan Semua Kabupaten//
Suara Rakyat Kuasa, Mukomuko – Dalam rangka menyambut peringatan Bulan Keselamatan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2022, hari ini dilakukan rapat koordinasi persiapan di Kabupaten Mukomuko (MM). Hari ini, bertempat di aula pertemuan Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Dan Tenaga kerja (DPMPPTK) MM, rapat koordinasi yang dimulai pukul tersebut, dihadiri langsung oleh Kepala Disnaker Provinsi Bengkulu Edwar Happy, Plt Kepala DPMPPTK MM Juni Kurnia dan seluruh wakil petinggi perusahaan CPO, Perbankan dan Perkebunan se kabupaten MM. Dalam pertemuan yang digelar, mendapat sebuah kesepakatan, Kegiatan upacara bendera untuk memperingati bulan K3 di Kapuang Sati Rantau Batuah akan digelar satu titik, yang lokasi pelaksanaan di areal PT. Agro Muko. Rapat koordinasi yang dilaksanakan ini, selain membahas tentang persiapan perayaan bulan K3, juga melakukan hearing dengar pendapat tentang program sinergi antara perusahan selaku investor dengan pemerintah daerah dan provinsi, dalam hal langkah kerjasama percepatan pemulihan ekonomi dan pembangunan yang menjadi program nasional ini.
Diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Bengkulu Edwar Happy, kedatangannya ke Kabupaten MM, dalam rangka meninjau persiapan peringatan bulan K3 di seluruh Kabupaten di Provinsi Bengkulu. Salah satu yang disayangkan oleh Edwar, Kabupaten yang memiliki lebih kurang 16 belas perusahaan dengan ribuan tenaga kerja ini, tidak pernah mencuat namanya ditingkat nasional peraihan penghargaan, tentang optimal pelayanan terhadap tenaga kerja dari Kemnaker RI selama ini. Salah satunya seperti penghargaan Paritrana yang di kelola oleh BPJS tenaga kerja. Kabupaten MM tentang pelayanan BPJS terhadap tenaga kerja sangat baik, dan seharusnya MM menjadi salah satu daerah kandidat peraih penghargaan Patriana dari kementrian pusat tersebut.

“Dari kunjungan serta hearing hari ini, saya baru mengetahui jika kabupaten Mukomuko memiliki ribuan tenaga kerja khusus di sekitar 16 perusahaan CPO yang ada. Dan tingkat pelayanan untuk kesejahteraan tenaga kerja juga sudah optimal, seharusnya Kabupaten Mukomuko dan perusahaan yang ada di daerah ini, namanya masuk menjadi salah satu kandidat daerah peraih penghargaan dari kementrian pusat. Salah satu terkendala nama Mukomuko tidak masuk atau muncul, karena selama ini kami tidak pernah mendapat laporan baik dari pemerintah daerah ataupun perusahaan tentang peningkatan pelayanan tenaga kerja. Mudah – mudah untuk tahun ini Mukomuko akan masuk daftar peraih penghargaan tersebut. Namun semua tidak terlepas dari saling bersinerginya antara perusahaan dan Pemerintah Daerah,”ujar Edwar.
Dilanjutkan Edwar, pada tahun 2022 ini banyak program dari pemerintah pusat melalui provinsi tentang membuka lapangan kerja yang bisa diterapkan di berbagai daerah, yang bersentuhan langsung antara pemerintah dan perusahaan. Beberapa program tersebut, mengharuskan pihak perusahaan menggelar kegiatan magang mandiri dan magang yang difasilitasi oleh pemerintah. Untuk magang difasilitasi pemerintah syaratnya, pihak perusahaan memberikan pengajuan kepada Dinas tenaga kerja provinsi atau instansi yang sama di daerah, untuk pelaksanaan kegiatan. Jika pengajuan sudah dilakukan, maka nanti pihak pemerintah akan memberikan bantuan peralatan yang di butuhkan, serta para peserta magang biayanya akan di tanggung oleh pemerintah selama kegiatan berlangsung.

“Inilah yang disebut saling bersinerginya antara pemerintah dan investor atau perusahaan. Dari pertemuan tadi juga baru saya mengetahui jika magang mandiri sudah pernah dilakukan oleh PT. Agro Muko dan perusahaan lainya. Namun selama ini kami tidak pernah mendapatkan laporan terkait hal tersebut. Sangat disayang daerah yang memiliki keunggulan baiknya segi pelayanan tenaga kerja dan menyediakan lapangan kerja tidak muncul namanya di tingkat nasional. Sesuai dengan arahan Gubernur dan harapan Bupati MM, agar adanya andil perusahaan dalam membuka lapangan kerja terhadap masyarakat setempat tampaknya akan terlaksana. Ini salah satu contoh, dengan kesepakatan yang ada hari ini, tentang penentuan pelaksanaan kegiatan upacara menyambut bulan K3 antara pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah dengan perusahaan telah tercapai. Mudah – mudahan kemitraan antara pemerintah khusus kabupaten Mukomuko dengan perusahaan yang ada di daerah ini, bisa lebih baik kedepannya, untuk peningkatan kesejahteraan dan pembangunan mukomuko lebih terdepan tentunya,”jelas Edwar.
Sementara Plt Kepala DPMPPTK Kabupaten Mukomuko Juni Kurnia Diana menyatakan langkah kedepannya, dari pemerintah daerah menyarankan kepada semua pihak perusahaan yang berada di daerah ini untuk, memberikan laporan terkait penerapan K3 dan hal lainya kepada DPMPPTK rutin satu kali dalam 3 bulan. Diakui Juni Kurnia Diana, selama ini pemerintah daerah sendiri tidak pernah mendapat laporan dari pihak perusahaan sesuai dengan ketentuan peraturan berlaku.

“Saya berharap kedepannya semua pihak perusahaan memberikan laporan per triwulan kepada kami, baik itu penerapan K3, CSR, pajak, serta perekrutan pekerja dan pelaksanaan magang mandiri. Mari kita bersama – sama bersinergi untuk kesejahteraan masyarakat serta untuk pembangunan kabupaten Mukomuko yang lebih baik,”ucap Juni Kurnia.
Salah satu perwakilan petinggi PT Agro Muko Wiwin, ia mengaku mendapat pelajaran penting dalam hearing hari ini. Salah satu yang akan dilakukan pihak PT. Agro Muko yang mempunyai tenaga kerja lebih kurang 5000 orang ini, akan mengupayakan PT. Agro Muko membawa nama Kabupaten Mukomuko ikut serta menjadi kandidat dalam perebutan penghargaan dari kementrian tenaga kerja RI untuk kedepannya. Terkait menyambut peringatan bulan K3 nasional tahun 2022, PT.Agro Muko siap mensuport pemerintah daerah dalam hal penyabutan Bulan K3 dengan siap menyediakan lokasi kegiatan upacara bendera nantinya.

“Kalau kami dari PT. Agro Muko hampir setiap tahun melakukan kegiatan upacara peringatan bulan K3. Pada tahun ini kami siap menyediakan lokasi upacara sesuai dengan kesepakatan bersama. Untuk persiapan – persiapan, kami menunggu arahan dari pemerintah daerah yakni Bupati melalui pihak DPMPPTK untuk selanjutnya. Kami berharap dilakukan pertemuan kembali untuk mempersiapkan lebih matang, pasalnya jika terlaksana kegiatan perayaan bulan K3 tahun ini di Kabupaten Mukomuko adalah acara besar dan perlu konsep yang matang. Sebab baru kali ini acara penyambutan bulan K3 dilakukan satu titik dan di dukung semua perusahaan dan pemerintah daerah,”tutur Wiwin.
Hal senada juga disampaikan wakil petinggi PT.MIL Arifin, ia mendukung kegiatan pelaksanaan kegiatan perayaan bulan K3 Nasional tahun 2022 dilakukan satu titik di Kabupaten Mukomuko. Sebab beberapa tahun belakangan peringatan dilakukan di masing – masing perusahaan. Selain itu dalam rangka memperingati bulan K3 tahun ini, ia meminta kepada pihak pemerintah provinsi dan daerah melalui dinas terkait, untuk memberikan sosialisasi penerangan pentingnya K3 bagi tenaga kerja di setiap perusahaan di Mukomuko.

“Kami sangat mendukung kegiatan ingatan bulan K3 dilakukan pada satu titik di daerah ini, kalau bisa upacara selaku pembina Bupati Mukomuko langsung. Kami berharap pada tahun 2022 ini ada kegiatan sosialisasi, tetang pentingnya penerapan K3 kepada para pekerja di semua perusahaan oleh pihak pemerintah melalui dinas terkait. Sebab kalau dari kami sendiri sudah sering memberi peringatan kepada pekerja tentang penting K3, tetapi para pekerja sering tidak mengindahkan. Dengan adanya sosialisasi dari pemerintah dan orang membidangi hal tersebut, mereka para pekerja bisa memahami dengan baik,”tutup Arifin.(top)





