HARI VETERAN
HARI TEKNOLOGI
HARI PRAMUKA
HUT RI 80 2025
HUT KONSTITUSI
HARI DEPLU
HARI PERUMNAS
HARI POLWAN
HARI HKAN
HARI DW
Berita  

Kemenag MM Himbau Pihak Sekolah Agama Dan Ponpes Tidak Terlibat Politik Praktis

//Widoddo : Kita Berharap Pilkada 2024 ini Berjalan Aman Dan Tentram//

SuaraRakyatKuasa, Mukomuko – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Bupati (Pilbup), hanya tinggal dua bulan lagi. Namun persaingan para kandidat paslon, untuk meraih simpati masyarakat sudah mulai tampak dilapangan. Tak jarang dalam momen pilkada ini, para paslon mendatangi tokoh masyarakat, agama bahkan berkunjung ke yayasan, Pondok Pesantren serta sekolah agama lainnya, yang ada di Kabupaten Mukomuko (MM). Hal ini mendapat perhatian khusus dari pihak Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten MM.

Kemenag MM mengimbau kepada pihak Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di MM, jangan terlibat dengan politik praktis dan money politik dalam momen Pilkada tahun ini. Larangan terkhusus untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Kemenag, agar tidak terlibat secara langsung dalam Pilkada serentak baik Pilgub maupun Pilbup.

Dikatakan Kakan Kemenag MM H. Widodo, SH,I, dalam momen Pilkada serentak tahun 2024 ini, ia mengajak seluruh pemuka agama yang ada di Kabupaten MM, untuk saling menjaga kemanan serta mensukseskan pilkada yang sebentar lagi akan dilaksanakan. Namun terlepas dari hal tersebut, ada beberapa batas yang tidak boleh dilanggar oleh para kandidat paslon, maupun para tokoh dan pemuka agama khusus di bawah naungan Kemenag. Salah satunya, Kemenag akan memantau pihak sekolah keagamaan, Ponpes dan ormas di bawah jajaran Kemenag, yang terlibat politik praktis pada momen pilkada ini akan diberikan peringatan.

“Kami tidak melarang kepada para pengurus sekolah agama swasta untuk mendukung salah satu paslon, namun ada garis batas. Contoh pimpinan Ponpes, kalau secara personal ikut mendukung salah satu paslon boleh saja, namun sangat dilarang, jika mengajak para santri, ikut serta memberikan dukungan kepada paslon tersebut. Larangan keras, saya sampaikan kepada para ASN yang ada di bawah naungan Kemenag, agar tidak terlibat politik praktis, apalagi politik uang dalam Pilkada tahun ini,”tegas Widodo.

Dilanjutkan Widodo, dalam momen pilkada serentak ahun 2024 ini, Ia menghimbau para kelompok maupun ormas keagamaan yan ada di Kabupaten MM, agar menghindari dan jangan terhasut dengan informasi atau berita Hoax yang ada di media sosial. Pasalnya, jika jika terpengaruh dengan informasi Hoax tersebut, bisa memecah belah kedamaian persatuan dan kesatuan umat yang telah tercipta di Kabupaten MM selama ini. Sesuai dengan Komitmen bersama Kementrian Agama dan KPU, langkah yang di ambil dalam menyukseskan Pilkada 2024 ini,Ia akan mengikut sertakan potensi yang ada di jajaran Kemenag, dalam penyuluhan pentingnya menyuarakan hak pilih di tengah umat.

“Saya berpesan kepada semua umat beragama di Mukomuko, jangan termakan hasutan dengan informasi dan berita Hoax, yang bisa memecah belah kerukunan umat beraga di Mukomuko ini. Jangan karena satu momen pilkada ini, kedamaian, kenyamanan serta toleransi antar umat beragama yang telah tercipta selama ini, bisa terpecah akibat hasutan berita Hoax. Saya mengimbau kepada semua umat, ayo cerdas ber medsos. Dah hal terpenting, mari kita sukseskan pilkada serentak ini, dengan cara menjaga keamanan jalannya pilkada, dan menyuarakan hak pilih di tempat pemungutan suara (tps) nanti,”tutup Widodo.(Top)

Hindari Plagiat..!!  Maaf Tidak di Izinkan Untuk Copy Konten

error: Content is protected !!