Mustadin Anggota DPRD MM Termuda Meninjau Langsung Kondisi Box Culvert Yang Rusak Parah Di SP 1 Kecamatan Air Manjuto
//Mustadin : Kita Sudah Anggarkan Dana Untuk Penanggulangan Sementara //
Suara Rakyat Kuasa, Mukomuko – Akses jalan warga dua (2) desa di SP 1 Kecamatan Air manjuto terancam putus. Pasalnya, box culvert yang membelah drainase aliran Sungai Manjuto, saat ini rusak parah. Lantai box culvert yang bentangan lebar sekitar 4 meter, dan panjang sekitar 3 meter, dengan tinggi kisaran 4 meter dari dasar drainase, dalam kondisi retak dan nyaris ambrol ke dalam air. Melihat curah hujan yang sangat tinggi akhir – akhir ini, di tafsirkan dalam hitung minggu lantai box culvert yang sudah retak itu, akan anjlok ke dasar drainase dan mengancam amblasnya jalan hotmix yang dibangun pada tahun 2017 tersebut. Selain itu, di sisi kiri dan kanan badan jalan saat ini telah berlubang akibat longsor tergerus oleh arus air, kondisi tersebut mengancam warga yang berkendaraan baik roda 2 dan 4 melintas di jalan poros penghubung SP 1 kecamatan Air Manjuto dan Kecamatan V Koto. Parahnya kondisi box culvert yang menjadi akses jalan penghubung antar kecamatan tersebut, mendapat perhatian dari Mustadin, M.Com, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mukomuko (MM) dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Bersama beberapa warga anggota DPRD MM termuda ini meninjau langsung kondisi kerusakan box culvert di lapangan.
Diungkapkan Mustadin Anggota Komisi III DPRD Kabupaten MM, kerusakan box culvert tersebut pengaduan dari masyarakat sudah lama terjadi. Namun beberapa minggu belakangan kerusakan semakin parah, akibat derasnya arus air sungai manjuto yang mengaliri drainase tersebut. Kemungkinan besarnya debit air yang mengalir, disinyalir saluran air lantai box culvert yang berukuran 1 meter persegi itu tidak kuat menampung aliran air, sehingga menghantam tanah dasar lantai box culvert sehingga terjadinya longsor. Dengan longsornya tanah lantai dasar box culvert, sehingga lantai atas box turun kebawah dan retak. Longsor nya tanah drainase juga berimbas amblas, retak dan berlubang nya badan jalan aspal hotmix tersebut. Untuk mencegah terjadinya kecelakaan, Mustadin telah meminta pihak Dinas PUPR untuk memasang road barier (pembatas jalan) di depan badan jalan yang berlubang sekitar box culvert, supaya warga yang berkendaraan bisa berhati – hati.

“Kalau kita lihat kerusakan box culvert tergolong sangat parah. Lantai box pada sisi kiri dan kanan retak. Selan itu badan jalan aspal juga berlubang akibat longsor serta jalan aspal hotmix di tengah box culvert juga sudah mulai sedikit amblas. Yang kita takutkan, jika lantai box di lintasi mobil bermuatan berat, di prediksi lantai box culvert akan amblas ke dasar drainase akibatnya akses jalan masyarakat akan putus. Beberapa waktu lalu permintaan masyarakat agar di bangun pasangan pelapis tebing penahan longsor sudah saya usulkan dan perjuangkan, bahkan dana nya sudah di anggarkan di APBD Perubahan tahun ini. Entah karena terkendala apa, sehingga tidak terealisasi oleh pihak instansi terkait. Nanti kita akan koordinasi dengan pihak Dinas PUPR penyebab terkendalanya realisasi pembangunan pelapis tebing tersebut,” terang Mustadin yang kerap berpenampilan sederhana ini.
Mustadin yang di percayakan warga SP 1 Kecamatan Air Manjuto, untuk mewakili suara mereka di DPRD menerangkan, ancaman longsornya tanah akibat tergerus air selain terhadap rusaknya box culvert, juga mengancam belasan rumah dan puluhan kebun sawit warga di sekitar drainase terjun ke dalam air. Untuk saat ini, sebagai penahan longsornya tanah di sekitar drainase dekat box culvert, karena adanya pasangan batu yang dibangun oleh salah seorang warga pemilik rumah di sekitar areal tersebut.

“Untungnya salah seorang warga yang juga pejabat desa yakni pak RT telah membangun pasangan batu penahan tebing drainase di samping rumahnya. Jika tidak ada pasangan batu milik pak RT itu, tentu sudah lama box culvert tersebut ambruk ke dalam sungai, karena tanah dasar box longsor akibat tergerus air. Tentu kita tidak bisa terlalu berharap dengan adanya pasangan batu milik warga saja, harus ada antisipasi yang lebih baik dari pemerintah untuk kedepannya. Mudah – mudahan dalam waktu dekat, semua usulan aspirasi dari masyarakat bisa terealisasi. Seperti halnya usulan aspirasi masyarakat untuk pembangunan jalan rabat beton beberapa waktu lalu, sudah kita perjuangan, Alhamdulillah sekarang sudah dibangun, saat ini aktifitas warga melakukan kegiatan sehari – hari lebih lancar. Insyaallah. untuk kesejahteraan masyarakat, saya yang mendapat kepercayaan mewakili khususnya warga SP 1, dimana juga tempat saya di besarkan, saya akan terus berjuang demi kemakmuran masyarakat,”tutup Mustadin ramah di dampingi ketua RT.(top)





