HARI VETERAN
HARI TEKNOLOGI
HARI PRAMUKA
HUT RI 80 2025
HUT KONSTITUSI
HARI DEPLU
HARI PERUMNAS
HARI POLWAN
HARI HKAN
HARI DW

Perkim Usulkan Program Rumah BSPS Sebanyak 7000 Unit Ke Pusat

Kabid Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman

// Erik Mandiho : Selain Bedah Rumah Ada Pembangunan Rusun Ponpes dan ASN//

Suara Rakyat Kuasa , Mukomuko – Dinas Perumahan Dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Mukomuko (MM) Povinsi Bengkulu pada tahun ini (tahun 2021, red), mengusulkan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk kesejahteraan masyarakat, tentang rumah layak huni ke pihak Dirjen Perumahan PUPR pusat, untuk tahun 2022 yang bersumber dari dana APBN. Tak tanggung – tanggung usulan yang di ajukan Perkim MM untuk program tersebut sebanyak 7000 unit pembangunan rumah dengan kategori Rumah Sangat Sederhana Sekali (RSSS). Dari usulan sekitar 7000 unit RSSS tersebut, di pecahkan menjadi tiga prioritas yakni bedah rumah, rusun ponpes dan rusun khusus ASN.


Kadis Perkim Kabupaten Mukomuko Syahrizal melalui Kabid Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman Erik Mandiho, ST, untuk tahun 2021 Kabupaten MM hanya mendapat program bedah rumah dari kementrian PUPR RI yang bersumber dari dana APBN sekitar 57 unit rumah. Kegiatan bedah rumah tersebut khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan berswadaya. Bantuan yang diberikan tersebut berupa material kepada pemilik rumah. Sedang untuk tahun ini usulan yang di ajukan tidak sebatas kegiatan bedah rumah, tetapi usulan program unggulan rumah susun (rusun).


“Dari usulan sebanyak 7000 unit rumah yang kami lakukan di prioritaskan untuk program Rusun Ponpes dan rusun bagi ASN. Selain itu kami tidak muluk – muluk, target kami dari 7000 unit yang kami usulkan, target kami jika terealisasi sekitar 2500 unit itu pun sudah ada kenaikan pencapaian dari tahun ini. Sebab pada tahun ini kita hanya mendapat dana untuk bedah rumah yang bersumber dari APBN senilai Rp 1 Milyar, untuk program bedah rumah hanya untuk lebih kurang 57 unit rumah masyarakat. Mudah – mudahan untuk tahun depan akan ada kenaikan persentase untuk program kesejahteraan masyarakat khusus pembangunan RSSS yang layak huni di daerah kita ini, Insyaallah.”ungkap Erik Mandiho.


Dilanjutkan Erik Mandiho, pada tahun 2022 nanti, sebanyak 2 Pondok Pesantren (ponpes) yang ada di MM akan mendapat penyaluran dana pembangunan rusun program PUPR RI pusat. Ponpes yang mendapat bantuan yang bersumber dari APBN tersebut adalah, salah satu Ponpes yang berada di Desa Tunggang Kecamatan Pondok Suguh dan ponpes di desa Air Buluh Kecamatan Ipuh. Sedangkan untuk rencana rusun khusus ASN usulan sudah diserahkan. Saat ini persiapan yang dilakukan adalah pendataan kawasan untuk pemutakhiran data strategis letak arah pembangunan wilayah Perumahan dan pemukiman masyarakat yang tepat di Kabupaten MM.


“Untuk tahun depan dua ponpes akan tersentuh program Kementrian PUPR RI pembangunan rusun. Rumah susun yang akan di bangun kemungkinan rusun berlantai 2 khusus untuk asrama para santri. Daerah kita ini baru perdana untuk program pembangunan rusun, dan dua ponpes tersebut akan menjadi contoh awal rumah susun. Selain itu kita juga sedang berjuang agar usulan kita tahun depan di realisasi pihak Dirjen PUPR RI untuk pembangunan rusun khusus bagi ASN (PNS). Jika rusun khusus bagi ASN itu terwujud dan di bangun, maka rusun khusus ASN itu bisa menjadi salah satu sumber menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak,”tutur Erik Mandiho.(top)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hindari Plagiat..!!  Maaf Tidak di Izinkan Untuk Copy Konten

error: Content is protected !!