HARI VETERAN
HARI TEKNOLOGI
HARI PRAMUKA
HUT RI 80 2025
HUT KONSTITUSI
HARI DEPLU
HARI PERUMNAS
HARI POLWAN
HARI HKAN
HARI DW

Masuk Musim Tanam Padi Dinas P3K Optimis Penyaluran Pupuk Subsidi Tepat Sasaran

SuaraRakyatKuasa,Mukomuko – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mukomuko (MM) melalui Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan Dan Kehutanan (P3K) menyebutkan, penyaluran pupuk Subsidi untuk tahun 2026 ini dipastikan tepat sasaran kepada petani di daerah ini.

“Untuk pupuk subsidi, kita sudah mendapatkan kouta, dan kami pastikan pupuk subsidi akan tersalur tepat sasaran dan tepat harga kepada penerima,” ungkap Hari Mustamam, S.P., M.P Kepala Dinas Pertanian Kabupaten MM.

Dilanjutkan Hari, bahwa untuk harga pupuk bersubsidi untuk sub sektor pertanian di Mukomuko, cenderung sudah mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET). Pihaknya juga memastikan, bahwa harga Pupuk Bersubsidi tidak boleh melampaui HET.

“Alhamdulillah, dengan adanya satgas pengawasan pupuk bersubsidi, baik dari TNI – Polri dan instansi terkait, kita hampir mendekati HET. Untuk harga HET sendiri, untuk urea 1.800 per kg, untuk NPK 1.840 perlu dan untuk Pupuk Organik 640 rupiah Per LG -nya,”jelas Hari.

Adapun alokasi kouta untuk Pupuk Bersubsidi untuk tahun ini menurun. Di mana berdasarkan rincian data dari Dinas Pertanian Mukomuko untuk kouta 2026 Pupuk Urea sebanyak 1.991 Ton, NPK 1.924 Ton dan Organik 2.427 Ton.

Sedangkan di tahun 2025 lalu, Mukomuko mendapatkan alokasi Pupuk Bersubsidi dari Provinsi Bengkulu, Pupuk Urea 2.185 Ton, NPK 2.826 Ton dan Organik 500 Ton.

“Per 1 Januari kemarin, petani dan gapoktan sudah bisa menebus pupuk di kios pengencer resmi sesuai pengajuan dan kebutuhan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang ada. Informasinya irigasi manjuto dan Selagan Raya pada bulan ini sudah mulai nanam,”terang Hari.

Masih disampaikan Hari, dia menghimbau kepada seluruh kios pengencer di daerah ini agar menjualkan pupuk bersubsidi sesuai dengan ketetapan harga HET.

“Himbauan saya untuk pengencer atau kios menjual seharga HET. Sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh poktan dan petani,” tutup Kepala Dinas Pertanian Mukomuko.(IA)

Hindari Plagiat..!!  Maaf Tidak di Izinkan Untuk Copy Konten

error: Content is protected !!