SuaraRakyatKuasa,Mukomuko – Pengangkatan calon aparatur sipil negara (ASN) atau calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2024 dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), infonya jadwalnya diundur. Hal itu juga berlaku di Kabupaten Mukomuko (MM).
Sebelumnya, pengunduran jadwal pengangkatan itu disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Rini Widyantini saat rapat bersama Komisi II DPR RI.
Untuk pengangkatan CPNS 2024 akan diangkat pada Oktober 2025 nanti, sedangkan untuk calon PPPK diangkat pada Maret 2026 nanti.
Dikonfirmasi Kabid Pengadaan, Pengembangan SDM dan Pembinaan ASN Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mukomuko, Niko Hafri mengatakan pihaknya belum mendapatkan informasi secara resmi.
“Kalau informasi secara resmi soal pengunduran pengangkatan CPNS dan PPPK belum ada, tapi kalau di media sosial memang sudah ada informasi pengunduran jadwal tersebut,” ungkap Niko.
Dilanjutkan Niko, meskipun belum ada informasi secara resmi yang diterima pihaknya dari pemerintah pusat. Pihaknya saat ini masih mengikuti tahapan seleksi yang sebelumnya sudah diumumkan secara resmi oleh pemerintah pusat atau panitia seleksi nasional.
“Untuk saat ini kita masih mengacu pada tahapan yang sebelumnya sudah diumumkan oleh panitia seleksi nasional yakni untuk CPNS di Bulan Maret 2025 dan untuk PPPK Tahap I di Februari 2025 dan tahap II di bulan Juli 2025,”terang Niko.
Dijelaskan lebih lanjut, ia mengungkapkan untuk tahapan CPNS 2024 dan PPPK tahap I 2024 ini, peserta sudah mengisi daftar riwayat hidup. Untuk saat ini pihaknya sudah melakukan pengajuan NIP dan NIPPPK yang saat ini masih berlangsung.
“Kalau pengajuan NIP dan NIPPPK saat ini masih berlangsung, untuk daftar riwayat hidup sudah semua diisi,”tutur Niko.
Sekedar mengingatkan, Pemerintah Kabupaten MM membuka formasi PPPK sebanyak 850 formasi, terbagi dari 400 guru, 150 Tenaga kesehatan dan 300 Tenaga Teknis. Sedangkan yang lulus sebanyak tes CPNS 139 orang.
Sementara untuk CPNS 2024, Pemerintah Kabupaten MM, 150 formasi CPNS yang terdiri dari 75 tenaga kesehatan dan 75 lagi untuk tenaga teknis. Untuk yang lulus sebanyak 634 orang. Mundurnya pengangkatan CPNS dan PPPK ini dilakukan karena pemerintah sedang melakukan penyesuaian jadwal.
Pemerintah mengusulkan dilakukan penyesuaian jadwal pengangkatan CASN sebagai pegawai ASN dengan perkiraan pengangkatan pada akhir 2025 atau di awal 2026. Satu di antaranya karena adanya kebutuhan penataan dan penempatan ASN untuk mendukung berbagai program prioritas pembangunan nasional.
Program-program ini nantinya memerlukan dukungan Sumber Daya Manusia (SDM) ASN yang kompetensinya menyesuaikan kebutuhan. Untuk itu, pemerintah harus menuntaskan penyelarasan formasi, jabatan, dan penempatan terhadap ASN.
Selain itu, penundaan pengangkatan CASN 2024 ini dilakukan karena adanya usulan dari beberapa daerah.
Dalam rangka percepatan penataan CPNS dan PPPK untuk formasi 2024, Komisi II DPR RI meminta Kementerian PANRB dan BKN menyelesaikan pengangkatan CPNS pada bulan Oktober tahun 2025 dan pengangkatan PPPK di bulan Maret 2026.(Top)





